Misalnya, produk makanan yang diberi label "rendah lemak", padahal tinggi gula, atau minuman berlabel "tanpa pengawet" yang ternyata menggunakan bahan aditif lain dengan efek serupa.
Ketidaksesuaian antara klaim label dengan kandungan sebenarnya ini bisa berdampak besar bagi konsumen, terutama yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes, hipertensi, atau alergi.
Konsumen yang bergantung pada informasi di kemasan bisa saja tanpa sadar mengonsumsi sesuatu yang berbahaya bagi kesehatannya.
Celah hukum dan lemahnya pengawasan
Meskipun sudah ada peraturan tentang pencantuman label, seperti yang diatur dalam Peraturan BPOM maupun Undang-Undang Perlindungan Konsumen, kenyataannya masih banyak produsen yang memanfaatkan celah.
Kalimat ambigu seperti "mengandung bahan alami" atau "dengan vitamin tambahan" sering digunakan untuk menimbulkan kesan positif, meskipun kontribusi bahan tersebut terhadap nilai gizi produk sangat kecil.
Pengobatan Alat Vital Jakarta, Bapak Haji Malik Sahbana, Terpercaya, Resmi dan Terbukti
25 Apr 2026, 10:24 WIB
Pengobatan Alat Vital Cibinong Bogor, Bapak Haji Malik Sahbana, Terpercaya, Resmi dan Terbukti
25 Apr 2026, 10:20 WIB
Pengobatan Alat Vital Ternate, Maluku Utara, Bapak Nurjaman, Resmi dan Permanen Tanpa Efek Samping
23 Apr 2026, 17:15 WIB
23 Apr 2026, 16:53 WIB
Alternative
23 Apr 2026, 14:07 WIB
Alternative
23 Apr 2026, 13:50 WIB
Alternative
23 Apr 2026, 13:47 WIB
Alternative
23 Apr 2026, 13:34 WIB
Alternative
16 Apr 2026, 14:28 WIB
Alternative
15 Apr 2026, 4:52 WIB
Alternative
15 Apr 2026, 4:51 WIB
Alternative
15 Apr 2026, 4:50 WIB
Alternative
15 Apr 2026, 4:48 WIB
Alternative
15 Apr 2026, 4:16 WIB
Alternative
13 Apr 2026, 13:33 WIB
Alternative
13 Apr 2026, 13:24 WIB
Alternative
13 Apr 2026, 13:17 WIB
Alternative
13 Apr 2026, 13:02 WIB
Alternative
13 Apr 2026, 12:26 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 20:07 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 20:05 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 20:04 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 20:02 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 20:01 WIB
Produsen Wajib Tanggung Jawab terhadap Kemasan Sekali Pakai yang Merusak Lingkungan
Dibaca 7.907 kali