Dalam sistem perlindungan konsumen yang sehat, penumpang memiliki hak atas informasi yang akurat dan kompensasi yang layak jika penerbangan tidak berlangsung sesuai jadwal.
Pemerintah melalui Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No. 89 Tahun 2015, telah menetapkan bahwa maskapai penerbangan wajib memberikan kompensasi kepada penumpang jika terjadi keterlambatan lebih dari 30 menit.
Bentuk kompensasi bergantung pada durasi keterlambatan, mulai dari minuman ringan, makanan, hingga kompensasi finansial atau pengalihan ke penerbangan lain.
Akan tetapi yang menjadi persoalan adalah sejauh mana regulasi ini diterapkan secara konsisten oleh maskapai.
Data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menunjukkan bahwa pada 2023, tingkat ketepatan waktu atau on-time performance (OTP) rata-rata maskapai Indonesia berada di angka 78 persen.
Ini berarti sekitar 1 dari 5 penerbangan mengalami keterlambatan.
Transparansi Informasi Polis Asuransi, Antara Hak Konsumen dan Tanggung Jawab Perusahaan
26 Jul 2025, 10:27 WIB
Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Aset Kripto
25 Jul 2025, 14:06 WIB
Transparansi dan Risiko Perdagangan Kripto, Hak Konsumen yang Masih Rentan Diabaikan
25 Jul 2025, 13:53 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:09 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:07 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:04 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:00 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:32 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:31 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:52 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:39 WIB
Fintech
24 Jul 2025, 19:38 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:28 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:26 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 10:26 WIB
Leasing
21 Jul 2025, 20:03 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 16:47 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 12:28 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 11:43 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 10:48 WIB
Telekomunikasi
15 Jul 2025, 16:27 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:59 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:11 WIB
Produsen Wajib Tanggung Jawab terhadap Kemasan Sekali Pakai yang Merusak Lingkungan
Dibaca 7.950 kali