Kondisi ini tentu tidak ideal dalam kerangka perlindungan konsumen.
Di negara dengan sistem regulasi transportasi yang kuat, seperti Uni Eropa, maskapai diwajibkan membayar kompensasi secara otomatis jika keterlambatan mencapai batas tertentu.
Misalnya, dalam aturan EC 261/2004, penumpang berhak atas kompensasi hingga €600 tergantung pada jarak dan durasi keterlambatan.
Proses klaim pun bisa dilakukan dengan mudah, bahkan melalui aplikasi daring atau secara otomatis melalui kerja sama dengan lembaga perlindungan konsumen.
Indonesia bisa belajar dari praktik tersebut. Otoritas bandara, sebagai mitra pengawas operasional maskapai, seharusnya bisa lebih aktif memastikan bahwa kompensasi diberikan di tempat dan waktu yang tepat.
Pos layanan pengaduan yang ada di bandara tidak hanya berfungsi sebagai formalitas, tetapi harus proaktif mendampingi penumpang yang mengalami keterlambatan.
Transparansi Informasi Polis Asuransi, Antara Hak Konsumen dan Tanggung Jawab Perusahaan
26 Jul 2025, 10:27 WIB
Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Aset Kripto
25 Jul 2025, 14:06 WIB
Transparansi dan Risiko Perdagangan Kripto, Hak Konsumen yang Masih Rentan Diabaikan
25 Jul 2025, 13:53 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:09 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:07 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:04 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:00 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:32 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:31 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:52 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:39 WIB
Fintech
24 Jul 2025, 19:38 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:28 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:26 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 10:26 WIB
Leasing
21 Jul 2025, 20:03 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 16:47 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 12:28 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 11:43 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 10:48 WIB
Telekomunikasi
15 Jul 2025, 16:27 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:59 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:11 WIB
Produsen Wajib Tanggung Jawab terhadap Kemasan Sekali Pakai yang Merusak Lingkungan
Dibaca 7.950 kali