Parasetamol bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin di otak, yang memengaruhi sensasi nyeri dan suhu tubuh. Menurut World Health Organization (WHO), parasetamol termasuk dalam daftar obat esensial karena efektivitas dan keamanannya yang terbukti.
Tersedia dalam tablet 500 mg, sirup, atau suppositoria, parasetamol diindikasikan untuk dewasa dan anak dengan dosis yang sesuai. Obat ini cocok untuk mengatasi sakit kepala, nyeri haid, nyeri otot ringan, dan demam, sesuai petunjuk kemasan.
Penggunaan Parasetamol di Indonesia dan Dunia
Di Indonesia, parasetamol sering menjadi pilihan utama untuk demam dan nyeri ringan karena harganya terjangkau dan mudah didapat. Di luar negeri, seperti di Eropa dan Amerika Serikat, parasetamol (juga dikenal sebagai asetaminofen di AS) adalah obat standar untuk demam pada anak dan nyeri ringan pada dewasa.
Menurut British National Formulary (BNF, 2024), parasetamol sering direkomendasikan dokter sebagai pengobatan awal untuk anak dengan demam pasca-imunisasi atau infeksi ringan, mirip dengan praktik ibuprofen di Eropa.
Berdasarkan Journal of Clinical Pharmacology (2020), parasetamol efektif meredakan nyeri dan demam dalam 30-60 menit setelah konsumsi. Dosis yang dianjurkan untuk dewasa adalah 500-1.000 mg setiap 4-6 jam, dengan batas maksimum 4.000 mg per hari, kecuali atas saran dokter.
Pengobatan Alat Vital Cianjur Bapak Nurjaman, Resmi dan Permanen Tanpa Efek Samping
11 Apr 2026, 20:07 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 19:15 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 19:00 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 18:53 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 18:32 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 18:20 WIB
Alternative
11 Apr 2026, 17:51 WIB
Alternative
10 Apr 2026, 13:30 WIB
Alternative
10 Apr 2026, 13:29 WIB
Alternative
10 Apr 2026, 13:26 WIB
Alternative
10 Apr 2026, 13:25 WIB
Alternative
10 Apr 2026, 13:24 WIB
Alternative
10 Apr 2026, 13:23 WIB
Alternative
10 Apr 2026, 13:22 WIB
Alternative
10 Apr 2026, 13:20 WIB
Alternative
09 Apr 2026, 20:34 WIB
Alternative
09 Apr 2026, 20:28 WIB
Alternative
09 Apr 2026, 18:00 WIB
Alternative
09 Apr 2026, 17:51 WIB
Alternative
09 Apr 2026, 17:46 WIB
Alternative
09 Apr 2026, 17:40 WIB
Produsen Wajib Tanggung Jawab terhadap Kemasan Sekali Pakai yang Merusak Lingkungan
Dibaca 7.863 kali