Menurutnya, pelanggan saat ini memiliki banyak alternatif paket internet, baik dari segi durasi maupun jenis pemakaian.
"Pilihannya beragam. Ada paket harian, tiga harian, mingguan, bahkan yang dikhususkan untuk aplikasi seperti TikTok dengan harga yang lebih terjangkau. Jadi pelanggan bisa menyesuaikan dengan kebutuhannya," jelasnya.
Terkait munculnya kontroversi di kalangan masyarakat, Saki menilai hal itu lebih disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap literasi digital. Ia menyampaikan bahwa Telkomsel telah berdiskusi dengan sejumlah lembaga, seperti BPKN, ATSI, dan Komdigi, terkait isu ini.
"Kemungkinan besar akan ada pernyataan resmi dari pihak-pihak tersebut yang menegaskan bahwa ini hanyalah soal kurangnya pemahaman digital," ujarnya.
Saat ditanya apakah sistem kuota akan diubah agar tidak hangus, Saki menegaskan bahwa opsi rollover (kuota sisa yang bisa dibawa ke periode berikutnya) sebenarnya sudah tersedia dalam beberapa jenis paket, seperti Simpati.
"Fitur rollover sudah ada dalam paket tertentu. Jadi semuanya kembali pada pilihan konsumen," katanya.
Transparansi Informasi Polis Asuransi, Antara Hak Konsumen dan Tanggung Jawab Perusahaan
26 Jul 2025, 10:27 WIB
Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Aset Kripto
25 Jul 2025, 14:06 WIB
Transparansi dan Risiko Perdagangan Kripto, Hak Konsumen yang Masih Rentan Diabaikan
25 Jul 2025, 13:53 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:09 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:07 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:04 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:00 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:32 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:31 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:52 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:39 WIB
Fintech
24 Jul 2025, 19:38 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:28 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:26 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 10:26 WIB
Leasing
21 Jul 2025, 20:03 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 16:47 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 12:28 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 11:43 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 10:48 WIB
Telekomunikasi
15 Jul 2025, 16:27 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:59 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:11 WIB
Produsen Wajib Tanggung Jawab terhadap Kemasan Sekali Pakai yang Merusak Lingkungan
Dibaca 7.967 kali