Data dari Ditjen Perhubungan Udara menunjukkan bahwa dalam semester pertama tahun 2024, maskapai LCC menyumbang lebih dari 60 persen total kasus delay penerbangan domestik.
Ketepatan waktu bukanlah sekadar kenyamanan, melainkan bagian dari hak konsumen yang harus dijamin oleh penyelenggara jasa.
Di sisi lain, proses penanganan komplain dan permintaan pengembalian dana (refund) di maskapai berbiaya rendah juga kerap menimbulkan frustrasi.
Banyak konsumen mengeluhkan tidak adanya kejelasan prosedur, respon lambat dari layanan pelanggan, serta penolakan refund yang tidak disertai alasan kuat.
Dalam beberapa kasus, maskapai bahkan menerapkan potongan yang sangat besar pada nilai refund, dengan alasan biaya administrasi dan kebijakan tarif promo yang tidak dapat dikembalikan.
Dalam hal ini, regulasi sebenarnya sudah cukup jelas. Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No. 185 Tahun 2015 menetapkan standar pelayanan minimum, termasuk hak konsumen untuk mendapat kompensasi atas keterlambatan, pembatalan, atau penurunan kelas layanan.
Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Aset Kripto
25 Jul 2025, 14:06 WIB
Transparansi dan Risiko Perdagangan Kripto, Hak Konsumen yang Masih Rentan Diabaikan
25 Jul 2025, 13:53 WIB
Produsen Wajib Tanggung Jawab terhadap Kemasan Sekali Pakai yang Merusak Lingkungan
24 Jul 2025, 23:09 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:04 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:00 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:32 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:31 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:52 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:39 WIB
Fintech
24 Jul 2025, 19:38 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:28 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:26 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 10:26 WIB
Leasing
21 Jul 2025, 20:03 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 16:47 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 12:28 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 11:43 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 10:48 WIB
Telekomunikasi
15 Jul 2025, 16:27 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:59 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:11 WIB
Liputan
25 Des 2024, 20:32 WIB
Perbankan
25 Des 2024, 12:51 WIB
Produsen Wajib Tanggung Jawab terhadap Kemasan Sekali Pakai yang Merusak Lingkungan
Dibaca 7.836 kali