Tanpa pemberitahuan yang memadai, penumpang kerap dihadapkan pada perubahan waktu keberangkatan yang signifikan, bahkan pembatalan mendadak.
Kondisi ini menimbulkan kerugian tidak hanya secara finansial, tetapi juga psikologis dan profesional, terutama bagi mereka yang bepergian untuk urusan penting.
Praktik ini bukan sekadar gangguan layanan, tetapi juga bentuk pelanggaran terhadap hak-hak dasar konsumen.
Sebab, saat konsumen membeli tiket, mereka sebenarnya sedang mengikat perjanjian kontraktual dengan maskapai untuk berangkat pada waktu dan tanggal tertentu.
Ketika salah satu pihak mengubah kesepakatan secara sepihak, seharusnya ada mekanisme ganti rugi atau kompensasi yang jelas.
Kenyataannya, banyak maskapai di Indonesia yang belum menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menangani kasus semacam ini.
Transparansi Informasi Polis Asuransi, Antara Hak Konsumen dan Tanggung Jawab Perusahaan
26 Jul 2025, 10:27 WIB
Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Aset Kripto
25 Jul 2025, 14:06 WIB
Crypto
25 Jul 2025, 13:53 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:09 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:07 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:04 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:00 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:32 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:31 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:52 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:39 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:28 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:26 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 10:26 WIB
Leasing
21 Jul 2025, 20:03 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 16:47 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 12:28 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 11:43 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 10:48 WIB
Telekomunikasi
15 Jul 2025, 16:27 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:59 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:11 WIB
Konsistensi Label Produk Jepang Menunjukkan Tingginya Penghormatan kepada Konsumen
Dibaca 15.685 kali