Dalam beberapa kasus, penumpang baru mengetahui perubahan jadwal hanya beberapa jam sebelum keberangkatan melalui pesan singkat atau email yang tidak terbaca.
Dalam situasi tertentu, penumpang bahkan hanya diberi tahu saat sudah tiba di bandara.
Hal ini jelas menyalahi ketentuan yang ada dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No. 185 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.
Dalam beleid tersebut, disebutkan bahwa maskapai wajib memberi tahu penumpang tentang perubahan jadwal paling lambat 2 x 24 jam sebelum waktu keberangkatan.
Jika maskapai melanggar ketentuan ini, maka mereka diwajibkan untuk memberikan kompensasi sesuai dengan tingkat gangguan yang terjadi.
Kompensasi tersebut bisa berbentuk pengembalian uang tiket secara penuh, pengalihan penerbangan, atau pemberian akomodasi dan makanan, tergantung skala keterlambatan atau pembatalan.
Transparansi Informasi Polis Asuransi, Antara Hak Konsumen dan Tanggung Jawab Perusahaan
26 Jul 2025, 10:27 WIB
Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Aset Kripto
25 Jul 2025, 14:06 WIB
Crypto
25 Jul 2025, 13:53 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:09 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:07 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:04 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:00 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:32 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:31 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:52 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:39 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:28 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:26 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 10:26 WIB
Leasing
21 Jul 2025, 20:03 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 16:47 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 12:28 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 11:43 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 10:48 WIB
Telekomunikasi
15 Jul 2025, 16:27 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:59 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:11 WIB
Konsistensi Label Produk Jepang Menunjukkan Tingginya Penghormatan kepada Konsumen
Dibaca 15.904 kali