Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyampaikan hal itu dalam sesi policy dialogue pada agenda Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Jakarta, Senin. Menurut dia, kondisi tersebut tercermin dari rasio pinjaman yang belum dicairkan atau undisbursed loan yang masih tinggi di beberapa sektor usaha.
“Ada beberapa sektor yang rasio undisbursed loan terhadap plafon di sektoral itu jauh di atas dibandingkan rata-ratanya. Artinya apa? Masih banyak ruang bagi bank atau bagi sektor tersebut untuk mendapatkan pembiayaan dari perbankan,” kata Destry.
Ia menjelaskan, tingginya rasio tersebut menjadi sinyal bahwa bank sebenarnya telah menyediakan plafon kredit cukup besar, namun realisasi penggunaannya belum optimal. Dengan kata lain, masih ada kapasitas pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong aktivitas ekonomi dan ekspansi usaha di berbagai sektor produktif.
Sejumlah sektor yang disebut masih memiliki ruang pembiayaan besar antara lain sektor pertanian, jasa dunia usaha, konstruksi, serta transportasi dan pengangkutan. Sektor-sektor ini dinilai masih berpotensi meningkatkan pemanfaatan fasilitas kredit untuk mendukung pengembangan usaha, investasi, hingga penciptaan lapangan kerja.
Menurut Destry, sektor pertanian memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan nasional dan rantai pasok bahan baku industri. Dukungan pembiayaan yang lebih kuat kepada sektor ini dinilai dapat meningkatkan produktivitas, modernisasi alat produksi, serta memperluas kapasitas usaha para pelaku agribisnis.
Di sisi lain, sektor jasa dunia usaha juga dinilai memiliki prospek besar seiring meningkatnya kebutuhan layanan penunjang kegiatan ekonomi. Pembiayaan pada sektor ini berpotensi mendorong pertumbuhan perusahaan jasa profesional, logistik, teknologi pendukung bisnis, hingga layanan konsultasi yang dibutuhkan dunia usaha.
Transparansi Informasi Polis Asuransi, Antara Hak Konsumen dan Tanggung Jawab Perusahaan
26 Jul 2025, 10:27 WIB
Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Aset Kripto
25 Jul 2025, 14:06 WIB
Transparansi dan Risiko Perdagangan Kripto, Hak Konsumen yang Masih Rentan Diabaikan
25 Jul 2025, 13:53 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:09 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:07 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:04 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:00 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:32 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:31 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:52 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:39 WIB
Fintech
24 Jul 2025, 19:38 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:28 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:26 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 10:26 WIB
Leasing
21 Jul 2025, 20:03 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 16:47 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 12:28 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 11:43 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 10:48 WIB
Telekomunikasi
15 Jul 2025, 16:27 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:59 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:11 WIB
Produsen Wajib Tanggung Jawab terhadap Kemasan Sekali Pakai yang Merusak Lingkungan
Dibaca 7.940 kali