Penguatan Aspek Perlindungan Konsumen
POJK Nomor 27 Tahun 2024 membawa pendekatan baru dalam perlindungan konsumen.
Penyelenggara perdagangan aset digital diwajibkan memiliki sistem manajemen risiko, prosedur keamanan teknologi informasi yang ketat, serta kebijakan perlindungan konsumen yang terstruktur.
Salah satu kewajiban utama adalah transparansi informasi kepada pengguna.
Konsumen harus mendapatkan akses penuh terhadap informasi produk, risiko investasi, mekanisme biaya, hingga prosedur pengaduan.
Selain itu, penyelenggara juga diwajibkan melaporkan aktivitas perdagangan dan kondisi keuangan mereka secara berkala kepada OJK.
Transparansi Informasi Polis Asuransi, Antara Hak Konsumen dan Tanggung Jawab Perusahaan
26 Jul 2025, 10:27 WIB
Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Aset Kripto
25 Jul 2025, 14:06 WIB
Crypto
25 Jul 2025, 13:53 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:09 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:07 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:04 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:00 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:32 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:31 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:52 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:39 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:28 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:26 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 10:26 WIB
Leasing
21 Jul 2025, 20:03 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 16:47 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 12:28 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 11:43 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 10:48 WIB
Telekomunikasi
15 Jul 2025, 16:27 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:59 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:11 WIB
Konsistensi Label Produk Jepang Menunjukkan Tingginya Penghormatan kepada Konsumen
Dibaca 15.858 kali