Data BPKN mencatat bahwa sepanjang 2021 hingga 2024, lebih dari 300 pengaduan konsumen properti masuk ke lembaga tersebut.
Masalah paling umum adalah keterlambatan serah terima unit, disusul pembangunan yang tidak selesai, dan ketidaksesuaian spesifikasi.
Menariknya, sebagian besar pengaduan berasal dari proyek-proyek besar yang justru gencar melakukan promosi dan pemasaran.
Lalu, apa yang bisa dilakukan konsumen?
Jika serah terima unit meleset dari jadwal, konsumen bisa melakukan somasi atau teguran hukum secara tertulis kepada pengembang sebagai langkah awal.
Jika tidak ditanggapi, konsumen dapat menggugat secara perdata di pengadilan atas dasar wanprestasi, sesuai Pasal 1243 KUH Perdata. Gugatan dapat diajukan secara individual maupun kolektif (class action), tergantung jumlah korban.
Transparansi Informasi Polis Asuransi, Antara Hak Konsumen dan Tanggung Jawab Perusahaan
26 Jul 2025, 10:27 WIB
Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Aset Kripto
25 Jul 2025, 14:06 WIB
Crypto
25 Jul 2025, 13:53 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:09 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:07 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:04 WIB
FMCG
24 Jul 2025, 23:00 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:32 WIB
Energi
24 Jul 2025, 22:31 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:52 WIB
Properti
24 Jul 2025, 21:39 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:28 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 12:26 WIB
Leasing
23 Jul 2025, 10:26 WIB
Leasing
21 Jul 2025, 20:03 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 16:47 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 12:28 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 11:43 WIB
Kesehatan
21 Jul 2025, 10:48 WIB
Telekomunikasi
15 Jul 2025, 16:27 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:59 WIB
Liputan
20 Feb 2025, 16:11 WIB
Konsistensi Label Produk Jepang Menunjukkan Tingginya Penghormatan kepada Konsumen
Dibaca 15.878 kali